Makanan Natto Jepang: Nutrisi dan Manfaatnya untuk Tubuh?

Makanan natto jepang menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir ini. Banyak orang yang tertarik dengan makanan ini karena khasiatnya yang baik untuk kesehatan. Namun, tidak semua orang mengetahui apa itu makanan natto.

Tampilkan Pos

Makanan natto adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari biji kedelai yang telah difermentasi oleh bakteri Bacillus subtilis var. natto. Makanan ini memiliki rasa dan aroma yang khas, dan teksturnya yang lengket. Selain di Jepang, makanan natto juga dikenal di negara-negara Asia seperti Korea, Taiwan, dan Tiongkok.

Meskipun makanan natto belum terlalu dikenal di luar Asia, tetapi makanan ini telah menjadi populer di kalangan pencinta kuliner dan orang yang peduli dengan kesehatan.

Banyak orang yang tertarik dengan makanan natto karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan manfaatnya yang baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa makanan natto dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, osteoporosis, dan beberapa jenis kanker.

makanan natto jepang

Namun, tidak semua orang suka dengan makanan natto karena rasanya yang khas dan teksturnya yang lengket. Oleh karena itu, sebelum mencoba makanan natto, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu makanan natto dan bagaimana cara mengonsumsinya agar mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.

Asal-usul makanan natto

Makanan natto merupakan makanan tradisional Jepang yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi dengan bakteri Bacillus subtilis var. natto. Makanan ini biasanya dimakan bersama nasi sebagai sarapan atau sebagai camilan.

Makanan natto mempunyai rasa dan aroma yang khas dan menjadi populer karena manfaat kesehatannya. Berikut ini adalah sejarah dan proses pembuatan makanan natto.

Sejarah Makanan Natto

Makanan natto pertama kali muncul pada zaman Heian (794-1185) di Jepang. Awalnya makanan ini hanya dimakan oleh kaum samurai dan bangsawan karena dianggap sebagai makanan yang memiliki kekuatan dan daya tahan tubuh yang tinggi.

Namun, pada abad ke-17 makanan natto mulai dikenal di kalangan masyarakat umum. Saat itu, natto menjadi makanan yang terjangkau dan mudah didapatkan.

Proses Pembuatan Makanan Natto

Proses pembuatan makanan natto terbilang cukup unik dan rumit. Pertama-tama, kacang kedelai direndam dalam air selama kurang lebih 12 jam hingga empuk. Kemudian, kacang kedelai diolah dengan cara direbus hingga matang. Setelah itu, kacang kedelai dikeringkan dan disimpan dalam wadah tertutup selama kurang lebih 24 jam.

Setelah itu, bakteri Bacillus subtilis var. natto ditambahkan ke dalam wadah yang berisi kacang kedelai yang sudah dikeringkan. Kemudian, wadah tersebut dibungkus dengan daun stroberi atau daun salak dan dibiarkan selama kurang lebih 24 jam hingga kacang kedelai menjadi lengket dan menghasilkan lendir yang kental.

makanan natto jepang

Selanjutnya, makanan natto dikemas dalam wadah dan disimpan dalam suhu ruangan selama kurang lebih satu atau dua minggu agar bakteri Bacillus subtilis var. natto dapat bekerja secara maksimal dan menghasilkan cita rasa dan aroma yang khas pada makanan natto.

Dalam proses pembuatannya, bakteri Bacillus subtilis var. natto berperan penting dalam proses fermentasi dan membentuk tekstur serta cita rasa khas dari makanan natto.

Proses fermentasi ini juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan karena makanan natto mengandung berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif seperti vitamin K2, protein, serat, dan enzim yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Itulah sejarah dan proses pembuatan makanan natto. Meskipun proses pembuatannya terbilang rumit, makanan natto menjadi makanan populer di Jepang dan negara-negara lainnya karena manfaat kesehatannya.

Kandungan nutrisi makanan natto

Meskipun beberapa orang mungkin tidak terlalu menyukai rasa dan aromanya, makanan natto dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut adalah komposisi dan manfaat kandungan nutrisi dalam makanan natto.

Komposisi Makanan Natto

Makanan natto mengandung banyak nutrisi yang penting bagi tubuh, antara lain:

  • Protein: Kedelai sebagai bahan dasar makanan natto mengandung protein nabati yang tinggi, yaitu sekitar 18-20 gram per 100 gram.
  • Serat: Makanan natto kaya akan serat, dengan kandungan sekitar 5-6 gram per 100 gram. Serat adalah nutrisi penting yang membantu memperlancar pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
  • Vitamin K2: Kandungan vitamin K2 dalam makanan natto sangat tinggi, sekitar 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan susu. Vitamin K2 diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
  • Probiotik: Makanan natto mengandung bakteri probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.
  • Antioksidan: Makanan natto juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Manfaat Kandungan Nutrisi dalam Makanan Natto

Makanan natto memiliki banyak manfaat kesehatan, antara lain:

  • Menjaga Kesehatan Jantung: Kandungan serat dan probiotik dalam makanan natto dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan menjaga kesehatan jantung.
  • Meningkatkan Kesehatan Pencernaan: Probiotik dalam makanan natto dapat membantu menjaga kesehatan mikrobiota usus dan memperbaiki masalah pencernaan seperti sembelit.
  • Menjaga Kesehatan Tulang: Kandungan vitamin K2 dalam makanan natto dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
  • Menjaga Kesehatan Kulit: Antioksidan dalam makanan natto dapat membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan penuaan dini.
  • Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Probiotik dan antioksidan dalam makanan natto dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit.

Makanan natto memiliki banyak manfaat kesehatan, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Bagi orang yang alergi atau sensitif terhadap kedelai, makanan natto dapat menyebabkan reaksi alergi.

Selain itu, karena teksturnya yang lengket dan berbau kuat, beberapa orang mungkin tidak menyukai rasa dan aroma makanan natto.

makanan natto jepang

Meskipun demikian, makanan natto masih menjadi pilihan makanan yang sehat bagi orang yang menyukainya. Ada banyak cara untuk menyajikan makanan natto agar lebih enak, seperti dengan menambahkan kecap, saus cabai, atau telur.

Makanan natto juga dapat dimakan dengan nasi, salad, atau bahkan digunakan sebagai bahan dalam resep masakan lainnya.

Sebagai kesimpulan, makanan natto mengandung banyak nutrisi penting bagi kesehatan, seperti protein, serat, vitamin K2, probiotik, dan antioksidan.

Makanan ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, pencernaan, tulang, kulit, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, perlu diingat bahwa makanan natto tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi yang alergi atau sensitif terhadap kedelai.

Bagi orang yang menyukai makanan natto, cobalah berbagai cara untuk menyajikannya agar lebih enak dan dapat menikmati manfaat kesehatannya dengan optimal.

Kelezatan makanan natto

ada beberapa cara menyajikan makanan natto yang dapat membuat rasanya menjadi lebih enak.

Cara Penyajian Makanan Natto

Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk menyajikan makanan natto, di antaranya:

  • Natto biasanya dimakan dengan nasi putih. Anda bisa mencampurnya dengan nasi atau meletakkannya di atas nasi.
  • Tambahkan kecap, saus cabai atau kecap asin ke dalam natto untuk memberikan rasa yang lebih lezat.
  • Seringkali natto dihidangkan dengan sayuran seperti bawang bombay, daun bawang atau timun.
  • Untuk menyeimbangkan rasa dan aroma, sebaiknya konsumsi natto dengan teh hijau.

Variasi Resep Makanan Natto

Selain disajikan dengan nasi putih, natto juga dapat dijadikan bahan dasar dalam beberapa hidangan Jepang yang populer, di antaranya:

  • Natto maki sushi, yaitu sushi yang dibuat dengan natto, rumput laut dan nasi.
  • Natto tempura, yaitu natto yang digoreng dengan adonan tepung dan dimakan dengan saus tempura.
  • Natto gohan, yaitu campuran nasi putih dan natto yang disajikan dengan beberapa bahan pelengkap seperti nori dan bawang bombay.
  • Natto ramen, yaitu ramen yang dihidangkan dengan natto dan irisan daging sapi.

Ketika mencoba membuat resep dengan natto, pastikan untuk memilih natto yang berkualitas baik dan sesuai dengan selera Anda.

Beberapa orang mungkin membutuhkan waktu untuk terbiasa dengan rasa dan aroma natto yang khas, namun dengan variasi resep yang beragam, makanan ini dapat dijadikan pilihan alternatif yang sehat dan lezat bagi mereka yang mencari variasi dalam hidangan sehari-hari.

makanan natto jepang

Dalam kesimpulannya, makanan natto memiliki kelezatan dan variasi resep yang dapat dijajal. Anda dapat menikmatinya dalam bentuk natto biasa, atau dicampurkan ke dalam hidangan favorit Anda.

Namun, jika Anda belum terbiasa dengan rasanya, cobalah untuk memulai dengan sedikit demi sedikit dan bertahap meningkatkan jumlahnya. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memilih cara menyajikan dan mengkonsumsi makanan natto yang tepat bagi Anda.

Dampak Negatif dari Konsumsi Makanan Natto

Meskipun makanan natto memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat konsumsi makanan natto, antara lain:

a. Reaksi Alergi

Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap makanan natto. Gejala alergi yang umum meliputi gatal-gatal, ruam kulit, hidung meler, mata berair, dan sesak napas.

Jika Anda mengalami gejala tersebut setelah mengonsumsi makanan natto, sebaiknya segera berhenti mengonsumsinya dan segera konsultasi dengan dokter.

b. Masalah

Pencernaan Makanan natto mengandung enzim protease yang dapat mengganggu sistem pencernaan seseorang, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan seperti sakit maag, tukak lambung, atau intoleransi laktosa. Konsumsi makanan natto dapat menyebabkan perut kembung, diare, dan sakit perut.

c. Efek Samping Lainnya

Makanan natto juga dapat menyebabkan beberapa efek samping lainnya, seperti peningkatan pembekuan darah, sakit kepala, tekanan darah tinggi, dan gangguan tidur. Namun, efek samping ini jarang terjadi dan hanya terjadi pada beberapa orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Siapa yang Sebaiknya Menghindari Makanan Natto

Meskipun makanan natto memiliki banyak manfaat kesehatan, namun ada beberapa kelompok orang yang sebaiknya menghindari makanan ini, antara lain:

a. Orang yang Mengonsumsi Obat Pengencer Darah

Makanan natto mengandung vitamin K2 yang dapat mengurangi efektivitas obat pengencer darah. Oleh karena itu, orang yang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin sebaiknya menghindari konsumsi makanan natto.

b. Orang yang Mengalami Gangguan Pencernaan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, makanan natto mengandung enzim protease yang dapat mengganggu sistem pencernaan seseorang. Oleh karena itu, orang yang memiliki gangguan pencernaan seperti sakit maag, tukak lambung, atau intoleransi laktosa sebaiknya menghindari konsumsi makanan natto.

c. Bayi dan Anak-anak

Bayi dan anak-anak sebaiknya tidak mengonsumsi makanan natto karena sistem pencernaan mereka masih sensitif dan belum sepenuhnya matang. Selain itu, ada risiko terjadinya reaksi alergi dan masalah pencernaan.

d. Orang dengan Kondisi Medis Tertentu

Orang yang menderita kondisi medis tertentu seperti gagal ginjal, penyakit autoimun, dan penyakit hati sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi makanan natto. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi dalam makanan natto dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mereka.

Secara umum, makanan natto aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang dewasa yang sehat, asalkan dikonsumsi dengan proporsi yang tepat dan tidak berlebihan.

Namun, bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi makanan natto.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kita dapat memperoleh manfaat kesehatan dari konsumsi makanan natto tanpa merisikokan efek samping yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

Makanan natto memiliki keuntungan dan kerugian dalam mengkonsumsinya. Makanan natto sangat baik untuk kesehatan tubuh karena mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh.

Namun, beberapa orang mungkin memiliki reaksi alergi atau masalah kesehatan tertentu yang sebaiknya menghindari makanan natto. Meskipun begitu, makanan natto direkomendasikan untuk dikonsumsi secara teratur oleh mereka yang tidak memiliki alergi atau masalah kesehatan tertentu.

Bagi mereka yang ingin mencoba makanan natto, sebaiknya mulai dengan jumlah kecil dan perhatikan reaksi tubuh. Beberapa orang mungkin memerlukan waktu untuk terbiasa dengan rasa dan tekstur makanan natto. Namun, jika sudah terbiasa, makanan natto dapat menjadi pilihan makanan yang sehat dan lezat.

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Salsa Winarno
Selamat datang, admin Salsa siap membantu 😊