Apakah Susu Baik untuk Diet? Begini Penjelasan Lengkapnya

Susu memang enak dan sudah dikenal sangat menyehatkan. Hanya saja, apakah susu baik untuk diet?

Menjawabnya memang tak bisa dengan simpel dengan kaya ‘Ya’ dan ‘Tidak’. Faktanya, pada satu sisi, susu sering diklaim memiliki khasiat menurunkan berat badan, namun pada sisi lainnya, susu dianggap bisa menambah berat badan.

Maka, menjadi wajar jika sampai hari ini Anda masih bertanya-tanya. Benar, kan?

Lantas, bagaimana kenyataannya?

apakah susu baik untuk diet

Apakah minum susu baik untuk diet?

Perlu Anda tahu, jawabannya bisa baik dan bisa tidak. Anda tidak bisa mendapatkan jawaban yang spesifik karena pertanyaannya bersifat general (umum). 

Masalahnya, ada banyak jenis susu, beragam cara minum susu, dan aneka kebiasaan memilih waktu minum susu. Jadi, ada 3 faktor yang bisa menentukan apakah minum susu itu baik untuk diet atau sebaliknya.

  • Jenis
  • Cara
  • Waktu

Jenis susu yang baik untuk diet

Pada dasarnya, semua jenis susu bisa berkontribusi pada penurunan berat badan. Kecuali, susu dengan pengolahan khusus untuk peningkatan bobot tubuh. Susu semacam itu, memiliki jumlah kalori 3-4 kali lipat susu biasa. Jadi, skip saja jika ingin diet.

Tanpa berlama-lama, mari kita bahas satu per satu untuk menjelaskan bagaimana khasiat jenis-jenis susu untuk kuruskan badan!

1. Susu Nabati (Non-Dairy Milk)

Susu nabati merupakan susu yang bahannya berasal dari tanaman. Ada banyak jenis turunannya. Beberapa yang paling populer berbahan kedelai, almond, serta beras. Anda bisa lihat dulu kandungan nutrisinya rata-rata per-100 gram dalam tabel berikut:

Nilai giziKedelai AlmondBeras
Kalori28 kkal17 kkal47 kkal
Protein3,55 g0,42 g0,3 kkal
Lemak2,12 g1,25 g1 g
Karbohidrat1,29 g0,83 g9 g
Serat0,45 g0,4 g0,3 g
Kalsium101 mg42 mg188 mg
Kalium158 mg79 mg27 mg

Anda bisa lihat sendiri, di luar susu beras, jenis susu nabati di atas memiliki jumlah kalori dan karbohidrat pada level sedikit. Jadi, sangat cocok bagi Anda yang menjalani program diet rendah karbo atau rendah lemak.

Hanya memang, kekurangan dari susu nabati terletak pada proteinnya. Terutama untuk susu almond dan susu beras. Padahal, protein merupakan zat yang sangat tubuh butuhkan.

2. Susu hewani (dairy milk)

Susu hewani merupakan susu yang diperas langsung dari hewan mamalia seperti sapi dan kambing. Meski sama-sama susu, susu hewani memiliki perbedaan nutrisi dengan susu nabati. Berikut ini data nutrisi per-100 gram dari susu hewani segar.

NutrisiSusu SapiSusu Kambing
Kalori61 kkal64 kkal
Protein3,2 g4,3 g
Lemak3,5 g3,5 g
Karbohidrat4,5 g6,6 g
Serat0 mg0 g
Kalsium144 mg143 g
Kalium149 mg149 g

Apabila Anda cermati, susu hewani memiliki jumlah kalori dan karbohidrat yang lebih tinggi ketimbang umumnya susu nabati. Namun, Anda tak bisa langsung menarik kesimpulan bahwa jenis susu ini buruk untuk diet.

Lihatlah, kandungan protein susu hewani lebih unggul. Dalam sebuah riset, diet tinggi protein berpotensi efektif menurunkan berat badan. Fakta lainnya, susu hewani, khususnya susu kambing, memiliki kemampuan untuk membuat tubuh kenyang lebih lama. Jadi, nafsu makan Anda akan lebih terjaga. 

Jadi, meskipun tinggi kalori, jika Anda mengkonsumsinya terbatas, misalnya 1 gelas per hari, itu tak serta merta membuat Anda gemuk. Bahkan, kemampuannya mereduksi hasrat banyak makan bisa mendukung program diet Anda.

Jika Anda belum tahu mana yang lebih baik antara susu sapi dan kambing, Anda bisa membaca artikel mengenai perbandingan susu sapi dan susu kambing.

Kapan waktu terbaik minum susu?

Dua waktu paling banyak digunakan orang-orang untuk minum susu adalah pagi hari dan malam hari. Lantas, kapan waktu minum susu diet terbaik?

Kami belum menemukan penelitian teruji untuk membuktikan mana paling unggul. Namun kabar baiknya, baik minum ketika pagi atau malam, keduanya memberikan manfaat bagi diet Anda.

Dari sebuah riset yang dipublikasikan Science Daily, terungkap fakta bahwa minum susu saat sarapan membantu melepaskan berbagai hormon yang memberi efek perlambatan pencernaan. Dampak positifnya, saat siang Anda lebih mudah mengontrol asupan kalori.

Hal di atas juga berlaku jika Anda mengkonsumsinya pada malam hari. Minum susu sebelum tidur untuk diet -2 hingga 3 jam- bisa menahan Anda dari godaan ngemil. Tentu saja, ini sangat bagus bagi pendisiplinan dan usaha Anda.

Namun, ada pengecualian jika Anda tak memberi waktu cukup antara minum susu dan tidur. Misalnya habis minum langsung segera tidur. Hal ini malah berpotensi meningkatkan berat badan.

Rekomendasi

Kesimpulannya, susu efektif untuk membantu suksesnya diet Anda. Meskipun, ini dengan beberapa catatan berikut:

  1. Jika Anda bertanya susu apa yang bisa untuk diet? Sebenarnya, apapun bisa. Asalkan yang Anda konsumsi bukan susu khusus penambah berat badan. 
  2. Meskipun semua jenis susu umumnya aman untuk diet, Anda sebaiknya membatasi konsumsinya. Apabila berlebihan, susu sangat mungkin membuat tubuh Anda melar.
  3. Susu nabati jadi pilihan lebih potensial untuk jenis diet rendah karbohidrat dan lemak. Pengikut jenis diet seperti keto atau DEBM, sebaiknya memilih susu rendah lemak dan kalori ini.
  4. Susu hewani sebenarnya bisa Anda konsumsi dalam diet karbo selama intensitasnya terbatas (tidak tiap hari). Hanya saja, konsumsi susu hewani akan lebih tepat pada jenis-jenis diet lainnya. Terutama, yang menekankan pengaturan waktu makan atau asupan protein.  

Sayangnya, minum susu hanya satu faktor penunjang. Anda perlu melengkapinya dengan hal-hal lain, terutama pola hidup sehat. Jadi, setelah tahu apakah susu baik untuk diet, sempurnakan ikhtiar Anda dengan update informasi seputar hidup sehat di Supergoat Indonesia.

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Salsa Winarno
Selamat datang, admin Salsa siap membantu 😊