10+ Kandungan Susu Sapi, Manfaat, dan Risiko Mengonsumsinya

Kekayaan kandungan susu sapi menjadikannya favorit banyak keluarga di dunia. Termasuk, di Indonesia. Lokadata mencatat, kebutuhan terhadap susu sapi nasional mencapai 4,3 juta ton pada tahun 2019.

Meski sepanjang dua puluh tahun terakhir pertumbuhannya tak begitu signifikan, tetap saja angka tersebut terbilang masih paling besar di antara susu hewani lain. Selain itu, kandungan dalam susu sapi menjadi alasan kuat orang-orang meminumnya. 

Jika Anda tertarik turut mengonsumsinya, Anda bisa pertimbangkan berbagai kandungan yang terdapat di dalamnya.

Lantas, apa saja kandungannya? 

Kandungan susu sapi

Kandungan susu sapi

Perlu diketahui, susu sapi itu ada berbagai jenisnya. Meskipun secara umum kandungannya sama, namun ada beberapa zat dengan kadar berbeda. Hal itu memungkinkan karena cara pengolahannya memiliki perbedaan.

Di pasaran, ada beberapa jenis susu sapi yang beredar. Tiga jenis yang populer antara lain; 

  • Whole milk, susu sapi segar tanpa pengolahan tertentu
  • Low fat milk, susu sapi dengan kadar lemak lebih rendah
  • Skim milk, jenis susu dengan lemak dan kalori rendah

Berikut perbandingan kandungan pada ketiga jenis susu sapi (rata-rata) di atas berdasarkan data U.S. Department of Agriculture per takaran 1 cangkir (249 ml).

KandunganWholeLow FatSkim
Energy (Kalori)152 Kkal106 83.6
Protein8.49 gram8.32 8.44
Total Lipid (Lemak)7.97 g2.34 0.19
Serat000
Karbohidrat11.5 g12.7 12.1
Gula (laktosa)12 g 12.2 12.4
Kalsium306 miligram310 325
Fosfor251 miligram253 263
Potasium374 mg391 411
Natrium94.6 mg95.9 101
Vitamin A79.7 microgram143 157
Vitamin D2.93 mcg2.61 2.71
Asam Lemak4.63 mg1.4 0.12

Selain beberapa kandungan di atas, sebenarnya masih ada berbagai kandungan lainnya seperti asam amino dengan berbagai macam jenisnya serta aneka jenis vitamin. Tentu, dengan kadar yang lebih rendah.

Namun, perbedaan mencolok kandungan pada masing-masing jenis susu sapi terletak pada kalori dan lemaknya. Selain itu, seperti kandungan protein susu sapi, perbedaannya relatif kecil.

Manfaat susu sapi

Tentu saja, dari kekayaan nutrisinya, terdapat beragam manfaat susu sapi yang bisa Anda dapatkan ketika rutin mengonsumsinya.

Penasaran apa saja? Berikut deretan manfaatnya.

1. Menormalkan tekanan darah

Sebagai pemicu penyakit jantung, tekanan darah tinggi wajib Anda hindari. Kekayaan kalsium pada seluruh jenis susu sapi, dapat membantu level tekanan darah tetap normal. Selain kalsium, keberadaan kalium juga turut berpengaruh.

2. Menguatkan tulang

Kepadatan tulang menjadi hal penting untuk mencegah datangnya penyakit osteoporosis. Sejauh ini, banyak ahli percaya bahwa susu sapi juga punya khasiat untuk hal ini. Tentu saja, Anda bisa memercayainya.

3.  Meningkatkan Imunitas

Senyawa yang terdapat dalam susu sapi, dapat membantu tubuh mencari dan melawan radikal bebas berbahaya. Dengan demikian, potensi yang mengakibatkan datangnya penyakit kronis terhambat. Jadi, tubuh Anda punya kemampuan lebih untuk melindungi diri.

4. Mengatasi peradangan

Peradangan, atau inflamasi, dapat dinetralisir dengan susu sapi. Alasannya, kombinasi protein hewani, omega 3, serta senyawa antioksidan, membuat susu sapi punya khasiat untuk masalah ini. Maka jika Anda hobi makan pedas, Anda bisa imbangi dengan minum susu setelahnya.

5. Menurunkan berat badan

Bagi Anda yang sedang menjalani program diet, sangat disarankan mengkonsumsi susu. Susu sapi bisa jadi opsi karena kandungannya dapat membuat tubuh mudah merasa kenyang sehingga Anda terhindar dari perilaku makan tak terkendali. Namun, agar lebih optimal Anda bisa pilih susu sapi low fat atau skim.

6. Melindungi tubuh dari kanker

Kandungan vitamin D di dalam susu sapi mampu mengatur sekaligus menghambat pertumbuhan sel kanker usus besar, prostat, serta payudara. Akhirnya, bahaya kanker yang mengintai manusia dapat Anda hadang.

7. Menenangkan pikiran

Terakhir, susu sapi juga memproduksi hormon serotonin. Hormon ini membantu manusia untuk lebih tenang dan bahagia. Bagi yang memiliki problem susah tidur, tentu saja ini bisa jadi sangat cocok.

Pertimbangkan hal ini sebelum konsumsi susu sapi

Sebelum memutuskan memilih susu sapi sebagai minuman keluarga, Anda perlu mewaspadai sisi lain dari kandungannya. 

Salah satu kekurangan susu sapi adalah memiliki kandungan gula laktosa dalam jumlah relatif tinggi. Jadi, ini bisa jadi berbahaya jika tubuh Anda tak mampu menghasilkan enzim laktase dalam jumlah cukup. Akibatnya, laktosa yang masuk ke dalam tubuh tak mampu dicerna usus besar, lalu terfermentasi oleh bakteri. Nah, kondisi inilah yang memicu intoleransi laktosa.

Beberapa efek intoleransi laktosa antara lain:

  • Perut kembung
  • Mual
  • Sering buang angin
  • Kram perut
  • Mual
  • Diare

Jika khawatir dan perlu alternatif susu dengan potensi efek samping rendah, Anda tak perlu bingung mencari, Solusinya, ada pada susu kambing. Sebab, kandungan laktosa pada susu kambing lebih rendah, sehingga lebih ramah bagi penderita intoleransi laktosa.

Selain itu, dalam beberapa aspek, kandungan susu kambing memiliki manfaat lebih baik ketimbang kandungan susu sapi. Anda bisa cek perbedaan susu kambing dan susu sapi dalam artikel tersebut.

Untuk menambah lebih banyak wawasan seputar susu kambing, Anda bisa membaca  lebih banyak artikel Supergoat Indonesia. Yuk, hidup sehat bersama Supergoat!

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Salsa Winarno
Selamat datang, admin Salsa siap membantu 😊